Soal-Soal CPNS Kumpulan Soal-soal CPNS 34 Kementerian

20Apr/140

Penipu CPNS 160 Juta Ternyata Berstatus PNS

Penipu CPNS berhasil membawa kabur uang senilai 160 juta dari korbannya. Satu persatu masyarakat yang menjadi korban percaloan (penipuan) CPNS terus bermunculan. Kali ini, terkait laporan warga ke Polres Bengkulu yang menyebutkan telah ditipu dua oknum PNS. Satu diantaranya oknum PNS Dishub Kepahiang, Or, 32 warga Desa Kutorejo, Kepahiang. Perempuan tersebut ditangkap Polres Bengkulu, Jumat (18/4) sekitar pukul 21.00 saat berada di rumah orangtuanya di Sawah Lebar, Kota Bengkulu.
Malam itu juga, Or langsung menjalani pemeriksaan dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik. Sementara satu PNS lainnya, Yn hingga tadi malam masih diburu anggota Buser Polres Bengkulu. Yn belakangan diketahui sebagai PNS di salah satu puskesmas di Kabupaten Rejang Lebong.

"Tersangka (Or) ditahan berdasarkan laporan dari korbannya yang bernama Salipin warga Kelurahan Sukarami. Tersangka menjanjikan bisa meluluskan anak korban sebagai CPNS hingga diangkat sebagai PNS," ujar Kapolres Bengkulu AKBP Iksantyo Bagus Pramono kemarin (19/4).

Menurut Iksantyo, korban telah menyetor Rp 160 juta, dan uang tersebut lantas disetorkan seluruhnya ke Yn tanpa sisa. "Dalam pemeriksaan, tersangka Or mengaku tidak mendapat bagian sepeserpun. Tapi nanti akan kita konfrontirkan lagi pada terlapor satunya," tambah Kasat Reskrim.

Kronologis kejadian ini, berawal saat Salipin, 49 bertemu dengan Or. Mereka pun terlibat perbincangan melalui telepon, dimana versi Salipin, Or mengaku bisa mengurus orang untuk lulus tes CPNS di Bengkulu Tengah. Terlebih lagi, dia memiliki orang yang dekat dengan petinggi di Bengkulu Tengah. Karena tergiur dengan tawaran itu, September 2013 terjadilah kesepakatan.

Namun janji tinggal janji. Anak korban ternyata tak lulus sebagai CPNS. Korban pun melaporkannya ke polisi

20Apr/140

Honorer K2 Minta Diangkat Jadi CPNS Tanpa Tes

Honorer K2 Minta Diangkat Jadi CPNS Tanpa Tes

(Source: jpnn)

Honorer K2 sebanyak 2.155 orang mendesak agar segera diangkat menjadi CPNS tanpa tes. Desakan ini didasari janji dari para anggota dewan (DPR) yang duduk di Komisi II DPR. Para anggota dewan tersebut telah membentuk Panitia Kerja atau Panja Honorer DPR-RI.

Aliansi Pegawai Honorer Kategori Dua (K2) Karawang akan mengawal panitia kerja (Panja) DPR RI yang bertugas memperjuangkan aspirasi para honorer agar bisa menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Pasalnya, setelah pemilihan umum (Pemilu) selesai Panja yang berada di komisi II DPR itu akan bekerja untuk menyikapi banyaknya permasalahan seleksi CPNS untuk K2.

Koordinator Lapangan (korlap) Aliansi Honorer Kategori 2 Kabupaten Karawang, Tono Suharto mengatakan, pembentukan Panitia Kerja atau Panja Honorer DPR-RI di komisi II, dilatarbelakangi karena banyaknya permasalahan di berbagai daerah, yang menjadi isu nasional pasca diumumkannya seleksi CPNS jalur Honorer kategori 2 sekitar 2 bulan yang lalu.

“Pembentukan panitia kerja itu, merupakan harapan bagi honorer kategori 2 yang tidak lulus tes, agar bisa berpeluang kembali menjadi CPNS dari jalur tersebut, dengan membentuk Peraturan Pemerintah atau PP yang baru, ataupun revisi dari PP 56 Tahun 2012 mengenai honorer,” ujar Tono.

Dikatakan, jika melihat kebutuhan PNS di Karawang itu masih banyak, mestinya honorer K2 seluruhnya bisa diangkat menjadi CPNS.

Disebutkan, honorer K2 di Karawang saat ini sebanyak 2.155 honorer. “Kami minta Panja DPR RI bisa mendorong dibuatnya aturan K2 diangkat tanpa tes,” tukasnya.

19Apr/140

73 CPNS Honorer Daerah K-1 Pemprov Sulut Ikuti Diklat Prajabatan

Lulusnya CPNS Honorer Daerah K-1 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diikuti dengan pelaksanaan kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Prajabatan.

Sebanyak 73 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Honorer Daerah Kategori Satu (Honda K-1) Pemprov Sulawesi Utara (Sulut), mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Prajabatan.

Kepala Bandiklat Pemprov Sulut melalui Sekretarisnya, Flora Krisen, mengatakan Diklat ini guna memberikan pemahaman kepada CPNS bagaimana menjadi seorang PNS yang baik.

“Pada tahap pertama, ada 80 CPNS Honda K-1 yang ikut diklat. Sedangkan untuk tahap dua ini, ada 73 CPNS Honda K-1 yang ikut,” terangnya.

Lanjut Krisen, pihaknya menargetkan untuk seluruh Honda K-1 yang lolos sebagai CPNS, seluruhnya segera mengikuti Diklat. Selain itu, mereka langsung dapat menerapkan apa yang diterima di Diklat selama bertugas sebagai abdi Negara.

“Nah, termasuk didalamnya untuk member pelayanan kepada masyarakat,” tukasnya.

Ditambahkan dia, anggaran Diklat ini seluruhnya dibebankan lewat APBD, dan tak ditanggung para peserta Diklat.

“Diklat Honda K-1, rencananya dibagi tiga tahap. Untuk yang terakhir, ada 60-an peserta yang akan ikut Diklat,” pungkas Krisen

5Mar/140

BKD Sragen Cuci Tangan Soal Hasil Seleksi CPNS K2

Ratusan tenaga honorer kategori 2 (K2) berusia kritis yang gagal lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Sragen tetap menuntut BKD dan Pemkab setempat untuk bertanggung jawab terhadap database K2 dan meminta agar semua honorer K2 yang asli 2005 diloloskan.

Suwarso, perwakilan dari honorer K2 Sragen, menguraikan aksi mogok akan terus dilakukan hingga ada solusi untuk pengangkatan bagi honorer yang tidak lolos. Bahkan, Suwarso mengaku sudah mengantongi bukti-bukti dan siap untuk menempuh jalur hukum atas kejanggalan seleksi ini.

Unjuk rasa para pegawai honorer k2 Sragen.

Unjuk rasa para pegawai honorer k2 Sragen.

“Bukti sudah ada. Kalau memang tidak ada tindak lanjut kami diangkat, akan kami laporkan ke kejaksaan. Kami juga akan bergabung menggelar aksi ke Pemda dan nanti ke Jakarta,” terangnya.

Sementara, Ketua Forum Tenaga Honorer Pemkab Sragen, Uut Haryanto mengatakan soal kenapa kejanggalan data tidak dikomplain pada saat uji publik, karena menurutnya saat itu para honorer berusia kritis masih menyimpan harapan akan diprioritaskan. Akan tetapi ketika hasilnya ternyata malah kelulusan didominasi honorer baru, honorer mulai merasakan ketidakadilan dan kebijakan pemerintah dinilai tidak konsisten.

Dalam aksi kemarin, sekitar 300 honorer yang gagal lolos dari seluruh kecamatan sempat menduduki halaman kantor BKD Sragen dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB. Setelah dua jam menunggu mereka akhirnya diterima beraudiensi dengan Kepala BKD Suwandi.

Dalam audiensi itu, Suwandi mengatakan jika dirinya baru menjabat sebagai Kepala BKD per 6 Januari 2014, sehingga tidak mengetahui betul soal database dan proses verifikasi data K2. Namun, hasil klarifikasi ke pejabat BKD yang melakukan verifikasi, semua sudah berjalan sesuai prosedur.

Ia juga membantah ada permainan antara daerah, BKD, dengan pusat. Sebab seluruh proses seleksi hingga penentuan pengumuman semua ditangani Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dan Kemenpan-RB. Soal tudingan ada permainan uang, juga tegas dibantahnya.

Mengenai tuntutan pembatalan atau dilakukan pengangkatan terhadap honorer K2 yang asli database 2005, menurutnya, Pemkab tak bisa berbuat apa-apa. Akan tetapi, hal itu akan dikonsultasikan ke pemerintah pusat meskipun nantinya semua akan tergantung dari pemerintah pusat juga.

5Mar/140

Walikota Bekasi Tak Mau Tandatangani 838 Honorer yang Lolos

walikota bekasi tak tandatangani SK honorerHingga saat ini Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, belum mau menandatangani 838 honorer yang sudah dinyatakan lolos dalam seleksi CPNS Kategori dua (K2). Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji mengatakan hal itu sehubungan dengan validasi data yang mesti harus kembali dilakukan di setiap instansi. “Sampai sekarang ini Wali Kota belum mau menandatangani persetujuan 838 PNS yang sudah lolos itu karena memang harus kembali diverifikasi,” katanya, Rabu (26/2).

Pria yang akrab disapa Roy itu menambahkan, tidak saja 838 CPNS K2 yang telah lolos seleksi akan dilakukan verifikasi. Tetapi seluruh perserta seleksi tes CPNS yang tidak lolos sebagai PNS pun akan kembali masuk dalam tahap verifikasi ulang.

Banyak kemungkinan yang akan terjadi dalam verifikasi ulang ini, pasalnya kebijakan dalam pembuatan dokumen palsu bisa saja diketahui oleh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Bahkan yang sangat disesalkan pemalsuan itu bisa saja disetujui secara langsung.

“Iya bisa saja kepala SKPD yang menyetujui akan dipanggil, untuk menjelaskan apakah dokumen yang disetujuinya benar atau tidak,” paparnya.

Lebih lanjut Roy mengungkapkan, sanksi yang akan dijatuhkan pada 838 PNS K2 terbukti memalsukan data maka penangguhan peningkatan status menjadi PNS akan dilakukan. Selain itu sanksi tegas juga akan dijatuhkan pada CPNS K2 yang sempat mengikuti tes seleksi jika terbukti melakukan pemalsuan data. “Mereka bisa langsung diberhentikan secara sepihak,” katanya tegas.

28Feb/140

Rekrutmen PNS di Manado banyak Disorot

kisruh cpns

Jeffry Edward Alibasya (Ketum Pemuda Muhammadiyah Sulut)

Akibat hasil pengumuman CPNS, terutama untuk kategori CPNS Honorer K2 yang tidak sesuai harapan, sempat terjadi aksi anarkis oleh beberapa oknum Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Manado.

Menyorot kenyataan yang ada, Jeffry Edward Alibasya selaku Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Utara mengungkapkan keprihatinannya.

"Ini reaksi yang perlu kita teliti, kemungkinan para Sat Pol PP yang tidak lulus CPNS, khususnya honorer K2 sudah dijanjikan lebih. Namun kemudian mereka tidak lulus, inilah persoalannya, proses rekrutmen PNS harus bebas dari dominasi kepentingan politik tertentu, kalau begini jadinya ada indikasi para CPNS dieksploitasi untuk kepentingan elit politik tertentu," ujar Jeffry.

Lebih lanjut, Jeffry juga menambahkan bahwa perbuatan memanfaatkan PNS untuk kepentingan tertentu merupakan hal yang tidak baik.

Jeffry menyarankan agar pemerintah daerah dapat menyelesaikan resistensi masyarakat menyangkut dengan perekrutan CPNS yang ”bermasalah” saat ini.

”Tolong jangan dimanfaatkan masyarakat untuk kepentingan segelintir orang, apalagi pemerintah yang karena sengaja menanamkan investasi politik guna mau menguasasi masyarakat sebagai konstituen. Harusnya hal anarkis seperti ini tidak perlu ada, kedepan kami sarankan tolong pemerintah daerah memisahkan persoalan perekrutan CPNS dengan urusan politik praktis,” pungkas Jeffry.

Terkait dengan 182 CPNS honorer K2 yang tidak lolos penerimaan CPNS 2013, pihak Pemkot Manado telah menyurati KemenPAN&RB agar ada solusi yang diberikan.
Mungkin dapat disarankan, untuk meningkatkan peluang lulus ujian CPNS di tahun berikutnya, sebaiknya berlatih menggunakan CAT CPNS Software yang bisa anda dapatkan disini.

28Feb/140

182 CPNS Honorer K2 Tidak Lolos, Pemkot Manado Surati Kemenpan

Hasil pengumuman CPNS Honorer K2 menuai beragam reaksi di berbagai daerah. Bahkan, beberapa kericuhan juga sempat terjadi. Hal ini dikarenakan pengumuman CPNS Honorer K2 tersebut diduga sarat dengan kecurangan.

Para CPNS Honorer K2 yang tidak lolos merasa kecewa, karena mereka telah mengabdi hingga puluhan tahun dan hingga kini belum juga diangkat sebagai PNS. Mereka yang rata-rata sudah berumur juga mulai merasa resah.

Di Kota Manado, tercatat sekitar 182 CPNS Honorer K2 yang tidak lolos pada penerimaan CPNS 2013. Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Manado segera mengambil sikap dengan secara resmi melayangkan surat pengajuan dan permohonan kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) agar tenaga honorer K2 yang tidak lolos CPNS dapat diakomodir.

Wawali Kota Manado, Harley AB Mangindaan mengatakan, "Berkisar 182 nama-nama honorer K2 yang belum lulus tahun ini telah kami kirim namanya ke pemerintah pusat dalam hal ini KemenPAN RB dan BKN. Surat perjuangan nasib para honorer K2 yang tak lolos ini dibawa langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Manado Pontoh Ventje Rudy."

”Tentu kami berharap kiranya pihak Kemenpan-RB dan BKN dapat membantu mereka para peserta K2 yang belum lolos sehingga dapat diakomodir,” lanjut Mangindaan di sela-sela kegiatannya di TPA Tuminting, Selasa (25/2).

cpns honorer k2

Mungkin dapat disarankan, untuk meningkatkan peluang lulus ujian CPNS di tahun berikutnya, sebaiknya anda berlatih menggunakan CAT CPNS Software yang bisa anda dapatkan disini.

15Feb/140

Faktor Penentu Diterima Tidaknya Honorer K2 Jadi CPNS

cpns k2

cpns k2Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sesuai jadwal akan mengumumkan hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur tenaga honorer kategori II (K2) pada Rabu (5/2/2014).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar menegaskan, penentuan lulus tidaknya hasil tes CPNS kategori tenaga honorer K2 itu berdasarkan beberapa hal. Yakni, Passing Grade (nilai ambang batas) dan masa pengabdian honorer tersebut.

“Passing Grade ditetapkan Kementerian PAN-RB atas pertimbangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dengan memperhatikan pendapat Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri. Namun kelulusan tetap mempertimbangkan masa pengabdian tenaga honorer yang bersangkutan,” kata Menteri PAN-RB Azwar Abubakar melansir laman Sekretariat Kabinet, Selasa (4/2/2014).

Azwar menegaskan, dalam penetapan kelulusan memiliki beberapa pertimbangan, atau kebijakan afirmasi oleh Kementerian PAN-RB, seperti masa kerja dan usia.

Namun penentuan kelulusan juga melihat kebutuhan pegawai dalam formasi jabatan yang akan diisi. Bidang tugas dan wilayah penugasan dari tenaga honorer itu sendiri juga menjadi pertimbangan. “Meskipun mendapat perlakuan khusus, tapi kualitas tidak boleh dikesampingkan,” tegas Azwar.

Menurut Menteri PAN-RB, pengangkatan tenaga honorer K2 menjadi CPNS sangat diprioritaskan untuk tenaga guru, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh, serta tenaga teknis/administrasi tertentu.

Selain itu, pengangkatan ini disesuaikan dengan kebutuhan instansi dan kemampuan keuangan negara sampai dengan tahun anggaran 2014.

Dijelaskan Azwar, jumlah tenaga honorer K-II yang mengikuti tes CPNS tercatat sebanyak 605.170 orang. Dari jumlah itu, 254.774 atau 42% diantaranya merupakan tenaga pendidik. Adapun tenaga kesehatan sebanyak 17.124 orang, tenaga penyuluh ada 5.585 orang, dan 327.696 orang, atau 54% merupakan tenaga teknis/administrasi.

Dia menyebutkan, dari berbagai masukan dan aspirasi daerah, yang paling banyak dibutuhkan daerah adalah tenaga kependidikan. “Karena itu kami mengalokasikan antara 40%-50% yang akan diterima menjadi CPNS,” tambah Azwar.

Menteri PAN-RB menegaskan, pengangkatan tenaga honorer K2 ini sejalan dengan ketentuan-ketentuan dari Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno menambahkan, dari total formasi tenaga honorer kategori I berjumlah 32.819 orang, yang telah diajukan pengusulan Nomor Identitas Pegawai (NIP)-nya ke BKN berjumlah 31.736 orang.

Dari jumlah tersebut, yang telah ditetapkan NIP-nya berjumlah 30.233 orang, dan tengah diselesaikan berjumlah 1.503 orang. Ada pun sisa formasi yang tidak diajukan oleh instansi pemerintah berjumlah 1.083 orang.

13Jan/140

Penerimaan CPNS 2014 Dibuka Sekarang

penerimaan ujian cpns 2014

Ribuan pelamar CPNS sedang mengikuti ujian.

Pemerintah bakal menjaring Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun 2014 ini.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar meminta para peserta seleksi CPNS tahun anggaran 2013 yang tidak diterima untuk kembali mempersiapkan diri mengikuti tes serupa yang tahun 2014 ini.

"Seleksi CPNS tahun 2014 direncanakan tes akan dilangsungkan bulan Juni atau Juli, sehingga masih ada waktu sekitar 4 bulan untuk belajar lagi," kata Azwar seperti dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet, Senin (13/1/2014).

Khusus terhadap peserta seleksi CPNS dari jalu tenaga honorer kategori 2 (gaji dan pendapatannya tidak dibayar melalui APBN/APBD) yang tidak memenuhi passing grade, Azwar meminta untuk bijak dalam memperlakukan mereka.

"Yang pasti, sudah tidak ada lagi yang namanya tenaga honorer. Kalau pemerintah daerah masih membutuhkan tenaganya, sebaiknya diikat dalam bentuk kontrak," tegas Azwar.

Ia menegaskan, seleksi CPNS tahun 2013 yang telah dilaksaksanakan secara bersih, obyektif, transparan, adil, bebas dari KKN, merupakan reformasi birokrasi yang harus didukung oleh semua pihak. Dengan cara itu, negara mendapatkan banyak keuntungan.

Pertama, negara akan mendapatkan CPNS dari pemuda-pemudi terbaik bangsa, melalui cara-cara yang fair. Tidak ada titip menitip, tidak ada KKN. Semua elemen masyarakat mendapat kesempatan sama, sehingga yang menjadi PNS bukan lagi anak atau saudara pejabat.

"Anak petani, anak tukang bangunan dan lain-lain, mendapat kesempatan yang sama," ujar Azwar.

Selain itu, negara juga akan meraih kembali kepercayaan publik, khususnya dari kalangan pemuda. Azwar menyebut, mereka tidak lagi berpikir bahwa asal mempunyai uang bisa nyogok untuk jadi PNS, tetapi kalau mau lulus menjadi CPNS harus belajar.

27Dec/130

Pengumuman Hasil Ujian Tes Kompetensi Dasar (TKD) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 2013

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 35 Tahun 2013 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil dari Pelamar Umur Tahun 2013, yaitu:

1. Pengumuman Resmi Hasil Kelulusan Ujian Tes Kompetensi Dasar (TKD) KKP 2013

2. Lembar Lampiran Daftar Peserta yang Lulus Ujian Tes Kompetensi Dasar (TKD) KKP 2013.

Di dalam daftar tersebut akan tertera daftar peserta yang lulus passing grade maupun yang tidak lulus passing grade, serta daftar peserta TKB utama dan cadangan