Cara Memperoleh Latihan Soal-Soal CPNS Terbaik
Latihan Soal-Soal CPNS - Saat ini, penawaran Latihan Soal-Soal CPNS bisa anda temukan dengan mudah, baik secara online maupun offline. Latihan Soal-Soal CPNS 2013 yang bisa anda dapatkan secara online biasanya ditawarkan dalam format E-Book. Artinya, anda tidak perlu menunggu kiriman soal-soal CPNS 2013 tersebut melalui POS. Namun, cukup masuk ke member area dan men-download materi maupun bonus-bonus yang dijanjikan. Sedangkan secara offline, anda dapat menemukan dan membelinya di toko buku.
Ragam dan bentuk soal-soal yang ditawarkan terkadang membuat para calon pelamar CPNS menjadi kebingungan. Masing-masing pembuat produk latihan soal-soal CPNS tersebut meng-klaim sebagai pembuat latihan soal yang terlengkap dan terbaik. Namun, jika anda fokus dan jeli terhadap kebutuhan anda sendiri, maka anda tidak akan kebingungan untuk menentukan penawaran latihan soal CPNS 2013 yang terbaik bagi anda.
Cara Memperoleh Latihan Soal-Soal CPNS Terbaik:
1. Fokus pada kebutuhan sebagai pelamar CPNS
Selain materi utama, para pembuat latihan soal CPNS sering memberikan bonus-bonus yang jumlahnya mencapai puluhan atau bahkan ratusan. Mulai dari Daftar Sungai Terpanjang, Gunung Tertinggi di dunia atau daftar “TER-“ lainnya.
Sebagai seorang pembeli, anda sebaiknya fokus terhadap kebutuhan anda. Hal utama yang anda butuhkan saat ini adalah materi Latihan Soal-Soal CPNS 2013. Puluhan atau bahkan ratusan bonus yang disediakan memang dapat membantu anda. Namun, seringkali bonus-bonus tersebut lebih membuat anda semakin bingung. Logikanya, anda akan kesulitan dalam membaca semua bonus yang disediakan. Jadi, perhatikan materi utama yang ditawarkan dan jangan tergoda oleh bonus-bonus lainnya.
2. Materi Ujian CPNS
Perlu anda ketahui bahwa disetiap ujian penerimaan CPNS, anda akan menemui soal-soal berikut:
a. Antonim
b. Sinonim
c. Analogi
d. Acak Kata
e. Deret Bilangan
f. Uji Ketelitian
g. Uji Ketidaksamaan
h. Tes Daya Ingat
i. Tata Negara
j. Sejarah
k. Kebijakan Pemerintah
l. Pengetahuan Umum
m. Bahasa Indonesia
n. Geografi
o. Matematika
p. Kematangan
q. Bahasa Inggris
r. Teknologi Informasi
Oleh karena itu, coba perhatikan materi utama untuk soal-soal CPNS yang ditawarkan. Jika memenuhi hal-hal diatas, maka penawaran yang diberikan pantas untuk dipertimbangkan sebagai produk yang harus dibeli. Apabila anda masih merasa kesulitan menentukan produk latihan soal-soal CPNS yang terbaik, anda dapat ke sini (E-Book Latihan Soal-Soal CPNS 2013) atau kesini (Software Latihan Soal-Soal CPNS 2013 yang mirip system CAT CPNS).
Cara Lulus menjadi PNS tanpa Menyogok?
Penerimaan CPNS tahun 2013 sudah mulai terdengar gaungnya. Ribuan atau bahkan ratusan ribu awrga Negara Indonesia berlomba-lomba untuk mendaftar dan lolos dalam ujian penerimaan CPNS. Di tengah hingar-bingar kabar pembukaan CPNS tersebut, terselip kabar kurang sedap yang membuat miris hati siapapun yang mendengarnya. Apakah itu? Apalagi kalau bukan kabar praktek suap menyuap seperti yang ditulis oleh salah satu blogger di detik com dengan alamat blog: sijanggut blogdetik com.
Menurut isi tulisan di dalam blog tersebut, praktek suap menyuap atau sogok mengoyok untuk menjadi PNS ini bukanlah menjadi rahasia umum. Bahkan, salah satu pengunjung blog ini yang berkomentar bahwa dirinya pernah dimintai 250 juta untuk lolos menjadi PNS.
Pekerjaan sebagai PNS memang saat ini tengah menjadi idola. Bagaimana tidak? Gaji yang tinggi dan tidak kalah dengan pegawai swasta, beragam tunjangan dan kemudahan meminjam dana di bank, serta uang pensiun yang akan menjadi kehidupan mereka setelah mengabdi nanti merupakan beberapa daya tarik bagi siapapun.
Lantas, mengapa harus mengeluarkan ratusan juta untuk menjadi seorang PNS, bila anda sebenarnya bisa lolos tanpa harus menyogok? Bagaimana cara lolos menjadi PNS tanpa menyogok? Hal yang pasti harus anda lakukan adalah berlatih dan belajar menyelesaikan soal-soal ujian CPNS.
Dengan sering berlatih dan belajar, anda dapat meningkatkan kemungkinan lolos ujian CPNS. Dimana anda bisa berlatih?
Anda bisa berlatih mengerjakan soal-soal ujian CPNS menggunakan lembaran latihan soal-soal ujian CPNS yang bisa anda peroleh disini.
Silahkan Register (daftar), unduh soal-soal ujian CPNS yang tersedia, pelajari dan rajinlah berlatih.
Antisipasi Kecurangan Penerimaan CPNS Pemrov Jalin Kerjasama
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel berencana menjalin kerja sama antara dua lembaga hukum selama dalam proses penerimaan CPNS2013 yang dihelat Juli mendatang.Hal itu diungkapkan Pelaksana tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Tau Toto Tanaranggina.
Menurutnya, kerjasama tersebut dilakukan sebagai transfaransi serta mencegah terjadinya bentuk kecurangan yang dapat menciderai proses seleksi CPNS.
Namun kendati demikian, sebelum kerjasama itu direalisasikan, pihak Pemprov terlebih dulu harus menerima apa hasil keputusan dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) prihal jumlah kuota CPNS yang bakal diterima.
“Kita juga tidak bisa serta merta membangun kerjasama dengan instansi lain sebelum ada jawaban dari pusat,” ujarnya.
Dia menjelaskan, apa yang menjadi permintaan pihak Menpan dan BKN, terkait seberapa besar usulan jumlah kouta CPNS yang akan diterima tahun ini di lingkup Pemprov Sulsel.
Hal itu, lanjut Toto semuanya sudah terpenuhi bahkan seluruh berkas yang diminta sudah dilengkapi sebelum kemudian dikirim ke pusat.
“Yang perlu dibahas saat ini adalah berapa jumlah kuota Sulsel yang akan disetujui. Bukan membahas soal seperti apa tindaklanjut dalam mengantisipasi kecurangan atau penyimpangan pada CPNS tahun ini,” katanya.
Menurutnya, jika dalam proses penyeleksian penerimaan CPNS terdapat kecurangan, secara otomatis pihak Pemprov pasti akan melaporkan kasus tersebut kepihak yang berwajib dalam hal ini kepolisian.
Sebaliknya pun begitu, jika pihak kejaksaan menemukan adanya indikasi penyimpangan ataupun suap, hal itu menjadi kewenangannya.
“Sehingga kami memastikan proses penerimaan CPNS tahun ini akan berlangsung ketat. Tak konpensasi, mau dia anak pejabat, semuanya tetap mematuhi aturan yang berlaku,” terangnya.
Adapun mengenai dimana masyarakat ataupun pendaftar CPNS bisa memperoleh informasi mengenai formasi, atau jurusan apa saja yang diterima.
Kepala Kesbangpol Sulsel itu mengaku, akan mengumumkan pendaftaran CPNSmelalui wibesaite BKD Sulsel.
“Bukan hanya itu, pengumuman pendaftaran juga akan kita tempel di papan pengumunan di setiap SKPD,” katanya. (Rud)
Soal CPNS 2013: Pengangkatan Honorer K1 Jadi CPNS Diharapkan Tuntas di Mei
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menargetkan pengangkatan honorer kategori satu (K1) menjadi CPNS tahap dua tuntas akhir Mei. Selanjutnya, pemerintah akan memfokuskan pada penyelesaian masalah honorer kategori dua (K2).
“Kita berharap masalah honorer K1 tuntas Mei. Ini agar akhir Juni atau awal Juli, kita sudah bisa melakukan tes kompetensi dasar dan kompetensi bidang sesama honorer K2,” kata Nurhayati, asisten Deputi bidang Aparatur KemenPAN-RB saat menerima rombongan dari Kabupaten Seluma, Tegal, dan Pontianak di Media Center KemenPAN-RB, Jakarta.
Ditegaskannya, tidak ada lagi honorer K1 tertinggal ketika seluruh data yang ada (terutama yang ada pengaduannya) diperiksa baik lewat quality assurance (QA) maupun audit tujuan tertentu (ATT).
Saat ini proses pemeriksaan terhadap dokumen honorer yang bermasalah masih berlangsung. Bahkan setelah 32 instansi yang di ATT, masih muncul lagi ATT untuk 12 instansi yang juga bermasalah.
“Ini sudah yang terakhir pengangkatan honorer K1, semuanya sudah kita sisir. Kalau kemudian muncul honorer tertinggal kategori tiga, empat, lima, dan seterusnya itu patut dipertanyakan,” sergahnya.
Untuk penyelesaian honorer K2, selain harus dites dengan sesama K2, akan dilakukan uji kompetensi bidang. Uji kompetensi bidang ini dibagi tiga sesuai formasi honorer K2, yaitu tenaga guru, kesehatan, dan administrasi umum. Sedangkan kelulusannya ditentukan lewat passing grade (pemeringkatan).
Untuk diketahui, sebanyak 12 instansi baik pusat dan daerah diaudit lagi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ini setelah dari hasil verifikasi validasi (verval) dan QA) data honorer kategori satu (K1), ditemukan ada kejanggalan.
Kejanggalan itu menurut Naftalina Sipayung, asisten Deputi Koordinasi dan Evaluasi Sistem Manajemen SDM Aparatur, dilihat dari koleksi honorer K1 ke-12 instansi tersebut yang di atas 500 orang. Selain itu banyak pengaduan masyarakat termasuk honorer sendiri soal kebenaran data itu.
Adapun 12 instansi tersebut terdiri dari empat pusat dan delapan daerah, yaitu Kementerian Agama, Kementerian PU, Kementerian Kominfo, Kementerian Dikbud, Provinsi Banten, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Serang, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Okan Kemelir Ulu Timur, dan Kabupaten Lebak.
Soal CPNS: Pelaku Penipuan Masuk PNS Dibekuk
Berhati-hatilah bila Anda diiming-imingi menjadi pegawai negeri sipil dengan membayar sejumlah uang. Di bondowoso, Jawa Timur, seorang ketua LSM dibekuk polisi karena menjanjikan status pegawai negeri sipil. Namun setelah pelaku menerima uang ratusan juta rupiah, korban tak juga menjadi pegawai negeri sipil.
Pelaku, M Saad, warga Desa Tegalpasir, Kecamatan Jambesari ditangkap tim Resmob Polres Bondowoso, Jumat (12/4), setelah menipu sejumlah orang dengan cara mengiming-imingi menjadi PNS dengan membayar sejumlah uang. Namun setelah ratusan juta dibayar, para korbannya tak juga menjadi PNS.
Untuk memperdayai para korbanya, tersangka menunjukan surat keputusan bupati dan buku-buku panduan prajabatan. Setelah membayar sejumlah uang, korbanya diberi seragam PNS dan disarankan untuk mengikuti pelatihan.
Permintaan sejumlah uang pada korbanya pun bervariatif. Ada yang mencapai Rp90 juta ada yang Rp60 juta dan Rp30 juta. Korban juga diwajibkan lagi mengikuti pelatihan di Tretes, Pasuruan, dan hotel di Situbondo.
Sementara itu berdasarkan catatan di kepolisian, tersangka pernah divonis pengadilan dan menjalani hukuman dengan kasus yang sama pada tahun 2011.
Dalam kasus terdahulu, tersangka menjanjikan belasan korbanya untuk bekerja di Satpol PP Kabupaten Bondowoso.
Saat ini yang mengadukan kasus penipuan tersebut baru tiga korban.
Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa surat-surat keputusan bupati dan buku-buku panduan prajabatan, serta beberapa kwitansi pembayaran dari korban pada tersangka.
Dia akan dijerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.
Sistem Penerimaan CPNS 2013 Akan Berubah
Sistem Penerimaan CPNS 2013 tampaknya akan mengalami perubahan. Hal ini tercermin pada pernyataan dari Eko Prasojo, wakil Menteri PAN & RB. Menurut Eko, pemerintah sedang membangun sistem seleksi yang tidak hanya dilakukan setahun sekali, namun bisa dilakukan setiap hari.
“Kami sedang membangun sistem seleksi yang bisa dilakukan setiap hari, bukan setahun sekali itu yang disebut sebagai Computer Assisted Test (CAT),” ujar Eko Prasojo,
Metode CAT CPNS adalah metode seleksi menggunakan komputer sebagai alat bantu. Dengan CAT, pemerintah berharap akan mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS. Mekanismenya, K/L dan pemerintah daerah mengusulkan kebutuhan pegawai sesuai analisa jabatan dan analisa beban kerja.
Masih menurut Eko, setiap hari, orang dapat melamar menjadi CPNS. Namun, dalam satu tahun setiap orang yang melamar CPNS hanya mendapat kesempatan sebanyak 3 kali. “Jadi setiap hari orang bisa melamar. Tapi, setiap tahun Cuma 3 kali, jadi kalau saya tidak lulus, saya sebulan lagi ikut, sebulan lagi ikut tapi maksimal 3 kali,” jelas Eko.
Eko juga menegaskan bahwa system ini sudah mulai bisa berjalan pada bulan Juni mendatang untuk seluruh Kementrian/Lembaga. Sedangkan untuk pemda baru berjalan di 12 Provinsi. Hal ini dikarenakan keterbatasan infrastruktur system CAT.
Target yang ingin dicapai oleh Kementerian Pan & RB adalah pembangunan system CAT CPNS di 33 provinsi. Bagi provinsi yang luas wilayahnya besar akan ditempatkan tiga atau empat computer CAT. Dengan demikian, setiap pelamar tidak akan kesulitan untuk mendatangi lokasi tes. (dari berbagai sumber)
Pelamar CPNS yang ingin mengikuti penerimaan CPNS 2013, diharapkan untuk mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan ujian CPNS 2013. Hasil dari seleksi penerimaan CPNS di tahun sebelumnya membuktikan bahwa pemerintah sangat serius dalam melaksanakan ujian CPNS yang murni dan bersih.
Para pelamar CPNS dapat mempersiapkan diri dengan belajar menyelesaikan berbagai soal-soal penerimaan CPNS melalui beragam media. Salah satu diantaranya adalah melalui latihan soal-soal CPNS 2013 yang bisa diperoleh disini.
Pengumuman CPNS 2013: Bogor Butuh 3.624 CPNS
Pemerintah Pusat akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 60 ribu pada Juli 2013 ini. Penerimaan CPNS tahun ini memang dikurangi 50 persen dari jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan pensiun sebanyak 120 ribu pegawai. Pengurangan ini dilakukan dalam rangka efisiensi PNS.
“Tahun ini kita terima CPNS formasi baru kuotanya sekitar 60 ribu orang,” ujar Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (PAN)dan Reformasi Birokrasi (RB), Azwar Abubakar, kemarin. Data Kemenpan-RB, jumlah kuota penerimaan CPNS tahun berkurang bila dibandingkan dengan jumlah pegawai yang pensiun.
Sebab, penerimaan CPNS tahun 2013 akan difokuskan kepada kebutuhan daerah, lembaga atau departemen dengan mengedepankan azas kompetensi dan kelayakan. Dengan kata lain, lanjut Abubakar, penerimaan CPNS tahun 2013 ini akan disesuaikan dengan kebutuhan saja.
“Pola seperti ini harus dilakukan karena jumlah PNS sudah banyak berlebih. Jadi prinsipnya kami hanya menerima formasi CPNS yang paling dibutuhkan saja,” jelasnya.
Menyambut itu, Pemkab Bogor langsung mengajukan kuota kursi sebanyak 3.624 orang. Kuota CPNS yang diajukan Pemkab Bogor dibagi ke dalam tiga formasi yakni tenaga pendidik sebanyak 2774 orang, kebutuhan tenaga Kesehatan sebanyak 600 orang, dan kebutuhan tenaga teknis strategis sebanyak 250 orang.
“Dari hasil rapat kami, untuk tahun 2013, Kabupaten Bogor akan mengajukan kuota sebanyak 3.624 CPNS,” jelas Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Aty Guniarwati, kemarin.
Saat ini jumlah PNS di Kabupaten Bogor tercatat sebanyak 20.058 orang. Itu ditambah dengan jumlah tenaga honorer sebanyak 926 orang yang terdiri atas 600 tenaga kesehatan (dokter, bidan dan perawat,red) dan sisanya 426 orang tenaga honorer yang tersebar di semua SKPD.
“Malah jumlah itu juga belum dikurangi PNS yang pada pada tahun 2013 ini memasuki masa pensiun sebanyak 524 orang dan belum masuk PNS yang meninggal atau meminta mutasi ke daerah lain,” kata Ati.
Aty berharap, kemenpan dapat merealisasikan kebutuhan PNS minimal 20 persen dari usulan kuota 3.624 CPNS. Pasalnya pada pengajuan CPNS tahun 2012 lalu, Pemkab Bogor hanya mendapatkan jatah hanya 10 persen dari pengajuan.
“Tahun lalu kami mengajukan CPNS sebanyak 5700 orang, namun kita hanya diberi jatah sebanyak 354 orang,” pungkasnya.
Pengumuman CPNS 2013: Usulan CPNS Pemprov Minimal Berijazah D III
Dalam Usulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau 2013, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sudah merampungkan kuota yang akan diserahkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemen-PAN) dengan pendidikan terendah adalah tingkat Diploma III.
Dengan demikian, maka dipastikan tamatan SMA untuk tahun ini tidak berpeluang untuk melamar sebagai CPNS di lingkungan Pemprov Riau.
Menurut Kepala Bagian Administrasi dan Kepegawaian BKD Provinsi Riau, Raja Agustiarman memang dalam usulan penerimaan tersebut jenjang pendidikan sangat diperhatikan.
“Tingkat pendidikan terendah dalam usulan adalah Diploma III (D3) hingga Strata II (S2), sementara tingkat SMA tidak diusulkan,” paparnya kepada Riau Pos (Grup JPNN), Rabu (20/3).
Sementara formasi penerimaan tahun ini dibagi pada beberapa bidang, seperti tenaga kesehatan, pendidikan, dan teknik. Hal tersebut sesuai dengan kebutuhan Analisis Jabatan (Anjab) tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Belum sesuai Anjab, karena memang Anjab sendiri masih terus dilakukan perbaikan dan semuanya dalam proses, tapi tetap mendekati dengan Anjab yang telah diajukan masing-masing SKPD,” lanjutnya.
Terkait kuota, BKD Riau menetapkan usulan formasi sejumlah 724. Namun usulan yang disampaikan ke Kemen-PAN RI tersebut bisa saja bertambah atau berkurang. Sesuai dengan kebutuhan dan kelayakan yang akan dinilai pihak kementrian nantinya.
Agus menambahkan usulan tersebut hanya untuk Provinsi Riau, sementara Kabupaten/kota di Riau formasinya langsung diusulkan daerah ke Men-PAN. “Kami tetap mendapatkan surat tembusannya,” tambahnya.
Berdasarkan data yang dimiliki BKD hingga kini, baru Rokan Hilir, Pelalawan dan Bengkalis yang sudah menyampaikan surat tembusan. Sementara Kabupaten Kepulauan Meranti menurut informasi yang diterimanya baru dalam pekan ini akan menyampaikan dan disusul dengan daerah lain.
KPK: Pecat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Yang Melakukan Korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi dipecat, karena telah melanggar sumpah jabatan. “PNS yang melanggar sumpah jabatan dapat langsung dipecat, yaitu mereka yang menerima sesuatu dari siapa pun yang terkait dengan jabatannya,” kata juru bicara KPK, Johan Budi, dalam diskusi bulanan di Kementerian Hukum dan HAM, di Jakarta.
Johan merujuk pada pasal 23 ayat 3 Undang-undang No 43 tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian yang menyatakan bahwa PNS dapat diberhentikan dengan hormat atau tidak diberhentikan karena melanggar sumpah/janji PNS dan sumpah/janji jabatan selain pelanggaran sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil dan sumpah/janji jabatan karena tidak setia kepada Pancasila, UUD 1945, negara dan pemerintah.
Hal tersebut diusulkan, mengingat kasus pengangkatan Azirwan, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan dan terpidana perkara tindak pidana korupsi, sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meski akhirnya ia mengundurkan diri.
“Namun ternyata pejabat yang melakukan korupsi bukanlah hal yang aneh bagi masyarakat, buktinya ada bupati/walikota terpilih dalam pilkada meski mereka ditahan karena melakukan korupsi,” ungkap Johan, sebagaimana dikutip Antara.
Keduanya adalah Bupati Tomohon Jefferson Soleiman Rumajar yang divonis penjara sembilan tahun dan denda Rp 200 juta yang sempat dilantik pada Januari 2011 dan Bupati Boven Digul Yusak Yaluwo yang divonis 4,5 tahun penjara karena melakukan penyelewengkan dana APBD Kabupaten Boven Digul anggaran 2006-2007 yang dilantik pada Maret 2011.
Usulan tersebut didukung oleh Anggota Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch Emerson Yuntho yang juga hadir dalam diskusi tersebut.
“PNS koruptor atau yang telah menjadi terpidana dalam kasus korupsi, berapa pun hukumannya, harus diberhentikan dengan tidak hormat atau dipecat sebagai PNS, tidak ada satu alasan yang memberikan kesempatan kepada PNS koruptor setelah menjalani pidana yang bersangkutan dapat kembali menjadi PNS atau memperoleh jabatan seperti semula atau bahkan dipromosikan dalam jabatan struktural,” kata Emerson.
Bila PNS koruptor kembali bertugas, maka ia menilai birokrasi menjadi zona nyaman bagi koruptor.
“KPK dan kejaksaan seharusnya malah memberikan tuntutan tambahan kepada PNS yang korupsi yaitu pemecatan sebagai PNS,” jelas Emerson.
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang hadir dalam acara tersebut meminta agar hukuman harusnya berorientasi pada keadilan, artinya jangan ada kecenderungan agar seluruh tersangka dihukum meski belum terbukti bersalah.
“Ada kecenderungan sekarang bila menjadi tersangka harus dihukum sementara aturan yang ada saat ini belum mengatur mengenai diskresi sehingga saat ini kami tengah mempersiapkan Rancangan Undang-Undang Administrasi Pemerintah yang memuat alasan dan sejauh mana tindakan diskresi sehingga jangan sampai inovasi dianggap menjadi korupsi,” jelas Gamawan.
Diskresi adalah kebijakan dari pejabat negara dari pusat sampai daerah yang membolehkan pejabat publik melakukan kebijakan yang melanggar UU dengan syarat demi kepentingan umum, masih dalam batas wilayah kewenangannya dan tidak melanggar azas-azas umum pemerintahan yang baik.
Dengan aturan tersebut, Gamawan berharap agar penyalahgunaan kewenangan tidak langsung disebut korupsi tapi harus menimbulkan kerugian negara.
Ahok Tidak Pangkas Gaji Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemprov DKI Jakarta
Untuk penghematan anggaran, Pemprov DKI telah memangkas pos di sejumlah jajarannya. Kendati demikian, penghematan itu bukan berarti memotong gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Tidak ada satupun yang dipotong gaji PNS. Tidak dipotong, ” ujar Wakil Gubernur Basuki Tjahja Purnama atau disapa Ahok, di Balaikota Jakarta, Ahok menuturkan pihaknya akan menghemat anggaran yang terkait pada hal non teknis. “Dinas-dinas yang lain sudah dipotong, tapi kecil-kecil,” ujar pria berkacamata ini menjelaskan.
Dalam sejumlah kesempatan, Ahok mendesak sejumlah instansi untuk menghemat anggarannya. Seperti yang terekam dalam video yang diunggah Pemprov DKI pada 8 November 2012 itu. Dalam rekaman vidoe yang berjudul ‘Wagub Provinsi DKI Jakarta Bpk. Basuki T. Purnama Menerima Paparan Dinas PU di Ruang Rapat Bappeda’ itu, Ahok dengan gayanya blak-blakkan mendesak jajaran Dinas PU DKI untuk menghemat anggaran sebesar 25 persen dari pagu yang telah diajukan.
Dalam rapat yang dihadiri Wakil Kepala Dinas PU Jakarta, Tarjuki dan jajarannya itu, Ahok menjelaskan, penghematan anggaran dilakukan di seluruh dinas-dinas lantaran Pemprov DKI Jakarta ingin mengalokasikan dana APBD yang lebih besar bagi wargnya.
Tak hanya Dinas PU DKI yang didesak memangkas anggaran, Dinas Pertamanan dan Pemakaman pun dinilai Ahok terlalu besar anggarannya. Menurut Ahok, menjaga taman di ruas jalan protokol tak harus menghabiskan anggaran lebih dari Rp 5 miliar.
“Kan lucu, di Jakarta untuk menjaga taman di Thamrin dan Sudirman ada berapa miliar. Kalau gitu fungsi Dishub dan Satpol PP untuk apa,” ucap Ahok heran di Pemprov DKI Jakarta.
Selain memangkas sejumlah anggaran non teknis, Pemprov DKI juga akan meningkatkan pendapatan lain seperti pembelian saham. “Mudah-mudahan ditambah dengan pemasukan. Kita akan beli saham banyak. Termasuk penyertaan modal BUMD yang sehat,” ujarnya.

