Soal-Soal CPNS Kumpulan Soal-soal CPNS 34 Kementerian

9Nov/131

Lulus Nilai Tes CPNS, Ini Dia Penghitungannya

Lulus dengan nilai hasil tes CPNS maksimal di semua kelompok soal menjadi syarat mutlak. Hal ini berkaitan dengan penggunaan sistem nilai ambang batas (passing grade) kelulusan yang diterapkan untuk menjaring CPNS terbaik.

Dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN-RB) Nomor 35 Tahun 2013 tentang Nilai Ambang Batas TKD Seleksi CPNS dari Pelamar Umum tahun 2013, dapat disimpulkan bahwa passing grade antara peserta tes dengan sistem computer assisted test (CAT) dan peserta tes yang menggunakan lembar jawab komputer (LJK) dibedakan. Hal ini dikarenakan jumlah soal antara keduanya juga berbeda.

Untuk CAT, jumlah soalnya 100, terdiri dari 35 soal karakteristik pribad, 30 soal intelegensia umum, dan 35 soal wawasan kebangsaan. Sedangkan tes dengan sistem LJK, jumlah soalnya ada 120, yakni karakteristik pribadi 45 soal, intelegensia umum 35 soal, dan wawasan kebangsaan 40 soal.

Dijelaskan, seperti halnya passing grade tahun lalu, nilai untuk setiap kelompok soal harus terpenuhi, tidak berdasarkan akumulasi nilai.

Untuk peserta TKD dengan sistem CAT nilai karakteristik pribadi minimal harus  mencapai 60% dari nilai maksimal yakni 175, yakni 105. Sedangkan intelegensia umum, nilai minimalnya 75 (50%) dari nilai maksimal, dan wawasan kebangsaan nilai minimalnya 70. Adapun passing grade untuk peserta TKD dengan sistem LJK, nilai karakteristik pribadi minimal 108, intelegensia umum minimal 70, dan wawasan kebangsaan 64.

Dijelaskan juga bahwa penilaian untuk tes karakteristik pribadi (TKP) tidak ada nilai 0 (nol), tetapi kisaran skornya 1 – 5. Sedangkan nilai untuk intelegensia umum dan wawasan kebangsaan, kalau salah 0 (nol) kalau benar nilainya 5 (lima).

Menteri Azwar Abubakar menekankan kepada para pejabat pembina kepegawaian instansi pemerintah penyelenggara seleksi CPNS dapat menentukan kelulusan TKD CPNS di instansi masing-masing sesuai dengan ketentuan Permen PANRB No. 35/2013 ini.

Menurut rencana, Panselnas CPNS 2013 akan mengumumkan hasil TKD bagi yang menggunakan LJK pada tanggal 4 Desember 2013. Sementara yang menggunakan CAT peserta dapat mengetahui hasilnya saat ujian berlangsung, sehingga bisa memperhitungkan sendiri, apakah dia lulus atau tidak.

Ditambahkan, meskipun peserta memenuhi passing grade, bisa saja dia tidak lulus. Sebab dalam satu formasi hanya dibutuhkan 2 orang, tetapi yang memenuhi passing grade ada 10 orang. Tentu yang akan diterima hanya mereka yang nilainya paling tginggi. Ini bisa terjadi terutama  bagi instansi yang tidak melaksanakan tes kompetensi bidang (TKB).

Passing Grade bagi instansi yang menggunakan CAT

Kriteria nilai ambang batas

nilai ambang batas

1

60 % dari nilai maksimal tes karakteristik pribadi

105

2

50 % dari nilai maksimal tes intelegensia umum

75

3

40 % dari nilai maksimal tes wawasan kebangsaan

70

Passing Grade bagi instansi yang menggunakan LJK

Kriteria nilai ambang batas

nilai ambang batas

1

60 % dari nilai maksimal tes karakteristik pribadi

108

2

50 % dari nilai maksimal tes intelegensia umum

70

3

40 % dari nilai maksimal tes wawasan kebangsaan

64

 

 

28Aug/130

Ketatnya Persaingan Tes CPNS. Mungkinkah Lulus Jadi CPNS?

pns

Ketatnya Persaingan Tes CPNS membuat sebagian calon pelamar merasa ragu-ragu akan kesempatan mereka untuk dapat lulus menjadi seorang CPNS. Padahal, setiap orang memiliki kesempatan yang sama. Perbedaan diantara mereka adalah SIAPA yang lebih siap dalam menghadapi ujian tersebut.

Beberapa Kementerian/Lembaga siap membuka lowongan pekerjaan untuk masyarakat yang tertarik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di September 2013 nanti. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sebagai kementerian yang diserahi tugas melaksanakan tes penerimaan CPNS ternyata juga mencari banyak PNS.

Menteri PAN-RB Azwar Abubakar memastikan jika penyeleksian tes masuk CPNS akan berlangsung ketat dan semua peserta diperlakukan sama.

Azwar Abubakar mengatakan bahwa tes masuk PNS akan sangat ketat. “Pertama, semua tes kompetensi dasar disiapkan Menpan. Jadi, sekarang semua yang masuk PNS, semua harus mengikuti tes PNS, semua sama,” demikian dipaparkan oleh MenPAN-RB, Azwar Abubakar.

Dia menyebutkan, pihaknya menyiapkan sedikitnya 20 ribu jenis soal yang akan diberikan tes secara acak yang terdiri dari soal LJK maupun tes komputerisasi.

"Inti soal itu, kompetensi dasar kepribadian, potensi akademik, wawasan kebangsaan. Baru setelah itu lewat kompetensi bidang tertentu," ujarnya.

Azwar meyakini tidak akan bocoran soal terkait ujian CPNS ini. Menurutnya, semua soal sudah diamankan secara rahasia. "Semua soal sudah dikunci. Jangan percaya ada bocoran," katanya.

Terkait pelaksaan tes, dia menambahkan, pihaknya sudah bekerjasama dengan beberapa kampus, kepolisian ataupun LSM untuk menertibkan kelangsungan ujian tersebut.

"Pengawasan dari daerah masing masing-masing, ada polisi, ada konsorsium LSM juga," kata dia.

Agar dapat lulus dari penyaringan penerimaan CPNS, seorang pelamar harus memiliki persiapan dan modal yang besar. Modal besar tersebut adalah kesiapan fisik dan mental. Pelaksanaan ujian penerimaan CPNS memakan waktu berjam-jam sehingga menguras tenaga dan pikiran. Oleh karena itu, diharapkan para pelamar CPNS telah membekali dirinya dengan latihan atau pembelajaran seputar soal-soal CPNS, yang meliputi TKD, TKU, TKB, dan lain sebagainya.

Sebagai sarana pembelajaran, disarankan untuk berlatih menggunakan latihan soal-soal ujian CPNS yang bisa anda peroleh disini. Anda juga dapat memperoleh software latihan soal CPNS sistem CAT.

21Dec/120

Alasan Pemerintah Tenaga Karyawan Honorer Susah Diangkat Jadi PNS

Honorer PNS - Langkah pemerintah dengan menjadikan tenaga honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dinilai mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara pada Kabinet Gotong Royong, Muhammad Feisal Tamin merugikan negara. Alasannya, pegawai honorer  bukanlah orang yang wajib diterima jadi PNS karena dulu waktu penerimaan honorer ada kepentingan-kepentingan  seperti karena keponakan Bupati, titipan anggota DPRD dan sebagainya.

“Pegawai yang mengikuti prosesnya perekrutan seharusnya  melalui tes PNS. Kalau tidak,  dipastikan mutunya rendah, ” tegas Feisal Tamin saat ditemui di sela-sela wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara di Jakarta.

 

Honorer juga Ikut Tes

Seharusnya, honorer yang ingin menjadi PNS harus ditesting sesuai dengan kemampuannya dan kompetensi. Profesionalitas dibangun mempunyai pengetahuan dasar, track record dan moral.

Lantas bagaimana dengan diangkatnya guru honorer yang dijadikan jadi PNS?  “Memang guru kurang tapi tetap harus  ada standar kemampuan minumum yang harus dipunyai. Jika semua guru honorer diterima jadi PNS kan susah. Jadi harus punya kompetensi untuk memenuhi bekerja atau bertugas,” katanya.

Tentang alasan telah bekerja puluhan tahun dan memaksa jadi PNS, Tamin menegaskan kalau dituruti negara bisa rugi.

“Jangan menginteprestasi kemanusiaan dengan menerima honorer. Inilah yang menimbulkan kita mencapai kualitas pegawai manusia Indonesia di bidang pemerintahan. Jadi tidak hanya mengisi jabatan, nanti kita tidak bisa bersaing,” katanya.

Kebijakan pemerintah yang merekrut honorer, menurut dia, yang menyebabkan jumlah pegawai negeri kebanyakan. Saat menjadi Menpan jumlah PNS sebanyak 3,6 juta PNS dan sekarang 5 juta orang lebih yang kebanyakan berasal dari tenaga honorer yang dijadikan pegawai negeri.